Rumah yang Berantakan Kadang Menandakan Hidup yang Sedang Berjalan
Ada satu pemandangan yang hampir pasti kita temui di rumah mana pun yang benar-benar dihuni: sandal yang tidak berpasangan di depan pintu, gelas setengah isi di meja, dan jaket yang menggantung di sandaran kursi, bukan di lemari. Kita sering menyebutnya berantakan. Tapi coba lihat sekali lagi. Benda-benda itu sebenarnya sedang bercerita. Jejak yang Tidak Disengaja Sandal kecil yang terlempar di teras berarti ada anak yang tadi berlari masuk, terburu-buru menceritakan sesuatu yang menurutnya paling penting sedunia. Gelas di atas rangkang (sejenis tempat duduk dari bambu) di teras berarti seseorang sempat duduk lama, tenggelam dalam pekerjaan sampai lupa minum. Buku yang terbuka tertelungkup di sofa berarti ada yang berhenti membaca karena dipanggil makan, dan berniat kembali sebentar lagi. Tidak ada satu pun dari benda-benda itu yang diletakkan dengan sengaja. Justru di situlah nilainya. Rumah yang tertata sempurna seperti etalase: indah dilihat, tetapi terasa belum ada yang perna...